TOP

Mengimpor List Domain Sendiri

Yang satu ini hanyalah cara lain mencari domain dengan TLDrop. Pada dasarnya, metode ini hanya akan menggunakan Vanity Checker Service.

Tidak perlu menjalankan crawler, cukup impor list domain yang akan di cek. Jika TLDrop menemukan expired domain, deleted domain, atau expired Web 2.0 dari list tersebut, maka Tab Result akan di-refresh secara otomatis.

Kekurangan

Anda bisa melewati part ini jika Anda hanya mengimpor list Web 2.0.

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, fitur ini hanya akan menggunakan Vanity Checker Service sebagai alur kerjanya. Jadi, akan sangat tidak efektif dan terlalu riskan jika Anda tidak menggunakan proxy sama sekali.

General crawler hanya akan menggunakan servis tersebut jika ada link-link baru yang ditemukan. Itu tidak masalah karena Vanity Checker Service akan memiliki waktu jeda. 

Sedangkan pada metode ini, Vanity Checker Service akan berjalan terus-menerus yang bisa jadi menyebabkan IP Anda di ban oleh WHOIS server. Meskipun demikan, Anda bisa mengkonfigurasikan opsi WHOIS delay pada Delay Settings.

Mulai Mengimpor

Pada tab result, klik link Add or Import. Jendela dialog baru akan muncul meminta Anda untuk memasukkan list domain.

Anda juga bisa mengimpor list domain dari text file dengan cara klik link open from text file pada jendela tersebut. Terakhir, klik tombol Start. Selesai!

Mengimpor list domain ke dalam TLDrop