TOP

Mengoptimalkan Kinerja TLDrop

Secara default, TLDrop menggunakan beberapa teknik khusus untuk mengoptimalkan penggunaan CPU dan memori, seperti pembersihan resource secara otomatis ketika aplikasi idle tanpa memberatkan CPU Anda.

Namun demikian, Anda juga bisa meningkatkan kinerja TLDrop sendiri. Dibawah ini adalah beberapa cara yang akan membuat TLDrop berjalan lebih cepat.

Cache Expiration

Tugas web crawler atau pencarian domain pada TLDrop mungkin akan membutuhkan waktu yang lama sampai benar-benar selesai. Sebaiknya atur usia cache menjadi lebih tinggi. Ini juga akan menghemat bandwidth, karena TLDrop akan mencari cache yang ada didalam memori daripada membuat request baru ke dalam web server.

Gunakan Proxy Dedicated

Terkadang Anda tidak sadar bahwa ternyata IP atau traffic Anda telah di block oleh beberapa web server. Dan secara internal, TLDrop akan mengeksekusi ulang berdasarkan Retries Settings. Inilah mengapa Anda membutuhkan beberapa dedicated proxies. Ketika Anda menetapkan proxy, maka TLDrop akan merotasi secara otomatis. Pelajari lebih lanjut tentang proxy disini.

WHOIS Retries

Meskipun baik memastikan apa respon sebenarnya dari WHOIS, tetapi akan sangat berisiko mengulangi proses yang gagal berulang-ulang ke server WHOIS yang sama dan dengan raw data yang sama. Anda bisa mengatur nilai ini menjadi 1 atau 2. Lihat selengkapnya pada Retries Settings.

Abaikan Situs Populer

Tentu saja kita tidak ingin Vanity Checker Service mengecek ketersediaan domain untuk google.com atau wikipedia.org, hanya buang-buang waktu. Kita bisa mencegah situasi ini dengan menambahkan list situs populer ke dalam banned list. Silahkan download 454 website populer, kemudian tambahkan list tersebut ke dalam banned list.